Waralaba d'Brusli Waroeng Lokal Rasa International
Waralaba d'Brusli adalah sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang di bangun di atas kerja keras seorang Burhanuddin Rusli, melalui proses yang panjang, kini d'Brusli berdiri dengan tujuan memudahkan para mitranya untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan, tanpa kerja keras yang telah di lalui Owner d'Brusli.
Gambar tersebut adalah bukti, betapa mudahnya anda menjalankan waralaba d'Brusli, anda hanya butuh mempersiapkan ruang atau tempat, semua kebutuhan anda d'Brusli yang akan handle sisanya. Soal anda bisa masak atau tidak itu tak jadi soal, karena sebelum anda terjun ke lapangan anda akan mendapatkan tutorial alias training menjalankan semua produk d'Brusli. Melihat slogan d'Brusli "Waroeng Lokal Rasa International" adalah wujud dari menu yang di sediakan d'Brusli memang sudah terbilang lengkap, mulai dari makanan khas Amerika hingga Arab, yang di racik oleh tangan anak bangsa dalam negeri. Ingin tahu menu apa saja yang di sediakan silahkan kunjungi Produk d'Brusli.
Melihat menu masakan international mungkin anda akan berpikir dengan harga jual dan target pasar yang akan di jamah. Saya akan menjawab, anda tidak perlu khawatir, karena ini UMKM maka target pasar yang anda jamah, bukan harus orang elite dan berduit tebal, tapi selama ini d'Brusli sudah menjual produknya sendiri di kalangan masyarakat bawah hingga pelanggan yang berkantong tebal, mereka semua bisa merasakan, hal ini di karenakan harga jual yang relatif murah, jika di bandingkan dengan usaha waralaba lainnya.
Apakah usaha ini milik saya ? Jawabnya, bukan silahkan lihat Profile saya, dan Profile d'Brusli, lalu apa hubungan saya dengan d'Brusli ? Hubungan kita bisa di lihat di relasi. Jika anda sudah merasa jelas, silahkan hubungi saya di 031-91326710 atau langsung hubungi d'Brusli.
Nama saya Abdul Adhim dan biasa di panggil Adhim, lahir '03 Des 1983 di Surabaya dan ber domisili di Manukan Tama D/48 - Surabaya - Jawa Timur. Riwayat pendidikan saya mulai kecil, sekolah di TK Delima kemudian berlanjut ke SD Muhammadiyah 14 - Surabaya dan di transfer ke Pondok Pesantren Langitan.


Add Comment